Cat Marka Jalan - Kingline Aashto M 249 – 79 - Tunas Makmur Jaya Abadi

Cat Marka Jalan - Kingline Aashto M 249 – 79

Cat Marka Jalan – Kingline Aashto M 249 – 79

KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING adalah cat thermoplastic berbentuk serbuk yang digunakan untuk membuat tanda marka pada permukaan jalan yang secara  keseluruhan merujuk pada ketentuan standart di Indonesia yaitu AASHTO M 249 – 79. Tersedia juga standart negara lainnya sesuai permintaan ( Aashto M 249 – 98, BS EN 1871 : 2000, JIS K 5665, serta standar lainya

Cat Marka Jalan – KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING

KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING dapat digunakan untuk membuat tanda marka jalan berupa garis menerus, modul, zebra cross, tanda panah, zevron, rumble stripe serta marka lambang lainnya  Cocok untuk digunakan pada permukaan Aspal dan Beton (aplikasi di atas beton harus menggunakan primer terlebih dahulu)

Cat Marka Jalan – Kingline Aashto M 249 – 79

KARAKTER FISIK                    

Warna                            :           Putih dan Kuning (warna lain sesuai permintaan)

Titik Lunak                    :            98 ± 2OC

Berat Jenis (kg/L)          :           2,0 ±0,1

Daya Sebar Teoritis       :          5-7 kg/m2 pada ketebalan aplikasi 3 mm (hasil bervariasi bergantung pada jenis alat aplikasi dan porositas permukaan jalan

Suhu Aplikasi                :            190oC-200oC

Ketebalan Aplikasi        :            3 mm (disarankan)

METODE APLIKASI :                  SCREED

KEMASAN PENYIMPANAN   :  Karung Zak berlogo merk KINGLINE (Berat Bersih 25kg). Simpan di tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari. Hindari kelembaban dan panas berlebih.

MASA SIMPAN                           :  1 Tahun dari tanggal produksi (bisa berkurang tergantung suhu penyimpanan)

Cat Marka Jalan – Kingline Aashto M 249 – 79

APLIKASI

Persiapan Permukaan     : Pastikan permukaan jalan yang akan di cat dibersihkan terlebih dahulu dari debu, pasir, kerikil, dan terbebas dari kelembaban, minyak dan kotoran lainnya. Untuk mendapatkan daya rekat dan hasil pengecatan yang optimal, permukaan aspal dan beton baru minimal harus berumur 4 minggu. Untuk permukaan aspal dan beton lama yang sudah terdapat tanda marka, diharuskan untuk menghapus/mengelupas terlebih dahulu cat lama sebelum dilakukan pengecatan baru untuk mendapatkan daya rekat dan hasil pengecatan yang optimal. Pengecatan pada permukaan beton harus menggunakan PRIMER THERMOPLASTIC terlebih dahulu.

Persiapan Alat                  : Pastikan alat yang digunakan terbebas dari kotoran dan air, serta material cat lain yang bisa mempengaruhi warna dan kualitas cat KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING. Disarankan untuk memiliki alat kontrol suhu agar suhu material saat aplikasi tetap terjaga pada kisaran 190oC – 200oC. Aplikasi diluar suhu tersebut bisa mempengaruhi kualitas, daya rekat dan perubahan warna material cat.

Persiapan Material             : Pastikan Material terbebas dari kotoran dan air. Tidak dianjurkan untuk mencampur material KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING dengan material cat thermoplastik lain karena akan mempengaruhi kualitas, daya rekat dan warna cat.

Saran Aplikasi                      : KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING adalah cat serbuk dengan komposisi 100% padatan yang terdiri dari resin, filler, pigment dan glassbead yang homogenitasnya bisa berubah saat pengiriman dan penyimpanan, disarankan memanaskan material minimal 1 sak (25kg) untuk memastikan semua komposisi terlarut saat pemanasan.

Pemanasan dan pengadukan yang konstan diperlukan agar seluruh material cat terlarut, homogen, dan terdispersi sempurna.

Untuk menjaga kualitas KINGLINE AASHTO M 249 – 79 CONVENTIONAL HOTMELT THERMOPLASTIC ROADMARKING, disarankan tidak memanaskan cat lebih dari 6 jam dan lebih dari 4 kali siklus pemanasan (padatan-cairan).

Suhu Aplikasi Optimal adalah 190o-200oC, aplikasi di bawah suhu tersebut dapat memperngaruhi daya alir (flow) dan daya rekat cat menjadi kurang optimal. Suhu maksimal yang diperbolehkan adalah 220oC, diatas suhu tersebut cat bisa mengalami perubahan warna (menguning), daya rekat berkurang akibat rusaknya resin, dan timbulnya gelembung udara pada permukaan hasil pengecatan.

    Menjadi bagian dari kekuatan industri manufaktur nasional yang handal dan berdaya saing tinggi dalam bidang kimia special, cat dan kontruksi dalam menghadapi persaingan global, baik pasar domestik maupun pasar internasional

    Alamat

    Jl Jababeka III H. Blok C No. 17 BT, Cikarang - Bekasi, Jawa Barat

    Telephone

    02189846047

    Email

    info@tunaschemicals.com